1.
Tujuan
utama dari kerja sama antar bangsa adalah ....
a. Membina persahabatan
b. Membina perdamaian
c. Membina persatuan
d. Menciptakan ketertiban dan kesejahteraan
e. Tidak diasingkan dari negara lain
a. Membina persahabatan
b. Membina perdamaian
c. Membina persatuan
d. Menciptakan ketertiban dan kesejahteraan
e. Tidak diasingkan dari negara lain
2.
Perjanjian
yang dibuat lebih dari dua negara disebut perjanjian ....
a. regional
b. internasional
c. bilateral
d. multilateral
e. antar bangsa
a. regional
b. internasional
c. bilateral
d. multilateral
e. antar bangsa
3.
Salah
satu institusi yang sangat berperan dalam melaksanakan diplomasi adalah ....
a. perdana mentri
b. perwakilan deplomatik
c. presiden
d. wakil presiden
e. sekretaris kabinet
a. perdana mentri
b. perwakilan deplomatik
c. presiden
d. wakil presiden
e. sekretaris kabinet
4.
Salah
satu dari prinsip diplomasi di Indonesia adalah ....
a. menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional.
b. Mencari sumber dana dan devisa bagi negara
c. Memonitor dan mengevaluasi kinerja konsuler
d. Menjalin kerja sama tidak mengikat dengan negara lain
e. Memajukan pertahanan pangan secara bersama
a. menyesuaikan kepentingan bangsa lain dengan kepentingan nasional.
b. Mencari sumber dana dan devisa bagi negara
c. Memonitor dan mengevaluasi kinerja konsuler
d. Menjalin kerja sama tidak mengikat dengan negara lain
e. Memajukan pertahanan pangan secara bersama
5.
Berikut
ini merupakan perjanjian Internasioanl yang diklasifikasikan berdasarkan pada
kriteria jumlah negara pembuatnya adalah ....
a. perjanjian antar negara dan perjanjian antar kepala negara
b. perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral
c. perjanjian batas laut dan perjanjian politis
d. perjanjian dua tahapan dan perjanjian tiga tahapan
e. perjanjian yang menentukan dan perjanjian yang dilaksanakan
a. perjanjian antar negara dan perjanjian antar kepala negara
b. perjanjian bilateral dan perjanjian multilateral
c. perjanjian batas laut dan perjanjian politis
d. perjanjian dua tahapan dan perjanjian tiga tahapan
e. perjanjian yang menentukan dan perjanjian yang dilaksanakan
6.
Ratifikasi
adalah tahap penting dalam pembuatan perjanjian intrnasional karena ....
a. perjanjian tersebut bersifat mengikat
b. untuk menghindari pengingkaran di lain waktu
c. menyamakan persepsi di anatara utusan yang berunding dengan negara pengutus
d. menentukan sanksi bagi pelanggara perjanjian
e. mencerminkan paham demokrasi.
a. perjanjian tersebut bersifat mengikat
b. untuk menghindari pengingkaran di lain waktu
c. menyamakan persepsi di anatara utusan yang berunding dengan negara pengutus
d. menentukan sanksi bagi pelanggara perjanjian
e. mencerminkan paham demokrasi.
7.
Batalnya
suatu perjanjian internasional karena ....
a. tidak tercapainya kesepakatan antara para pihak
b. terdapat kekeliruan dalam dasar pokok perjanjian tersebut
c. bertentangan dengan ketentuan PBB
d. tidak dilaksanakan oleh para pihak
e. tidak menapat pengesahan
a. tidak tercapainya kesepakatan antara para pihak
b. terdapat kekeliruan dalam dasar pokok perjanjian tersebut
c. bertentangan dengan ketentuan PBB
d. tidak dilaksanakan oleh para pihak
e. tidak menapat pengesahan
8.
Berakhirnya
suatu perjanjian internasioanl adalah apabila ....
a. menimbulkan konflik di antara para pihak.
b. Tidak sesuai dengan tujuan dibuatnya perjanjian
c. Telah merugikan salah satu pihak
d. Merugikan pihak/negara lain di luar perjanjian
e. Dibuat perjanjian baru untuk mengakhiri perjanjian tersebut.
a. menimbulkan konflik di antara para pihak.
b. Tidak sesuai dengan tujuan dibuatnya perjanjian
c. Telah merugikan salah satu pihak
d. Merugikan pihak/negara lain di luar perjanjian
e. Dibuat perjanjian baru untuk mengakhiri perjanjian tersebut.
9.
Keanggotaan
ASEAN bersifat ....
a. terbuka untuk semua negara di dunia
b. terbuka untuk negara di kawasan ASEAN
c. terbatas untuk negara-negara pendiri ASEAN
d. tertutup untuk negara-negara di kawasan ASEAN
e. suka rela untuk semua negara
a. terbuka untuk semua negara di dunia
b. terbuka untuk negara di kawasan ASEAN
c. terbatas untuk negara-negara pendiri ASEAN
d. tertutup untuk negara-negara di kawasan ASEAN
e. suka rela untuk semua negara
10.
Tingkatan
tertinggi dari perwakilan konsuler adalah ....
a. duta besar
b. konsulat jendral
c. konsulat
d. wakil konsulat
e. agen konsulat
a. duta besar
b. konsulat jendral
c. konsulat
d. wakil konsulat
e. agen konsulat
11.
Yang
mengemukakan bahwa study ilmu hubungan internasional bukan merupakan study dari
hubungan antar bangsa tetapi juga merupakan hubungan antar bangsa adalah ....
a. Mc. Clelland
b. Warsito Sunarjo
c. Tygve Nathiessen
d. Mochtar Kusuma Atmaja
e. Umar Wirahadikususmah
a. Mc. Clelland
b. Warsito Sunarjo
c. Tygve Nathiessen
d. Mochtar Kusuma Atmaja
e. Umar Wirahadikususmah
12.
Berikut
ini yang bukan merupakan komponaen-komponen yang harus ada dalam hubungan internasional
adalah ....
a. politik internasional
b. study tentang peristiwa internasional
c. hukum internasional
d. organisasi dan adiminstrasi internasional
e. kepentingan nasional
a. politik internasional
b. study tentang peristiwa internasional
c. hukum internasional
d. organisasi dan adiminstrasi internasional
e. kepentingan nasional
13.
Berikut
ini yang bukan merupakan hal-hal yang melatarbelakangai pentingnya
hubungan internasional adalah ....
a. setiap negara tidak dapat hidup sendiri di dunia
b. setiap negara saling ketergantungan
c. stiap negara memiliki sumber daya alam yang berbeda
d. negara maju dapat menguasai negara berkembang
e. untuk memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara
a. setiap negara tidak dapat hidup sendiri di dunia
b. setiap negara saling ketergantungan
c. stiap negara memiliki sumber daya alam yang berbeda
d. negara maju dapat menguasai negara berkembang
e. untuk memacu pertumbuhan ekonomi setiap negara
14.
Di era
globalisasi seperti saat ini hubungan antar bangsa atau hubungan internasional sangat diperlukan oleh setiap
negara karena ....
a. negara yang tidak kerja sama dengan negara lain akan ketinggalan bahkan akan dikucilkan
b. untuk menjamin kesejahteraan rakyat seluruh dunia
c. Setiap negara berkembang pasti tergantung kepada negara maju
d. Kekuatan negara maju dapat mengancam negara berkembang
e. Semua negara terikat oleh hukum internasional yang mengharuskan melakukan kerja sama dengan negara lain.
a. negara yang tidak kerja sama dengan negara lain akan ketinggalan bahkan akan dikucilkan
b. untuk menjamin kesejahteraan rakyat seluruh dunia
c. Setiap negara berkembang pasti tergantung kepada negara maju
d. Kekuatan negara maju dapat mengancam negara berkembang
e. Semua negara terikat oleh hukum internasional yang mengharuskan melakukan kerja sama dengan negara lain.
15.
Proses
lewat mana sebuah kebijakan luar negeri dilakukan merupakan pengertian dari ....
a. politik luar negeri
b. politik internasional
c. hubungan intrenasional
d. diplomasi
e. Negosiasi
a. politik luar negeri
b. politik internasional
c. hubungan intrenasional
d. diplomasi
e. Negosiasi
16.
Perilaku
yang dipergunakan oleh suatu negara ketika
memperjuangkan kepentingannya dalam hubungan dengan negara-negara lain yang
berhubungan dengan proses pembuatan keputusan dengan tetap berlandaskan
ideologi negaranya merupakan pengertian dari ....
a. politik luar negeri
b. politik internasional
c. hubungan intrenasional
d. diplomasi
e. Negosiasi
a. politik luar negeri
b. politik internasional
c. hubungan intrenasional
d. diplomasi
e. Negosiasi
17.
Politik
luar negeri indonesia adalah bebas aktif, berikut ini yang bukan merupakan arti
bebas dari politik tersebut adalah ....
a. Indonesia tidak memihak kekuatan negara manapun di dunia
b. Bebas sebagai negara yang berdaulat
c. Kebebasan sesuai dengan pandangan dan pemikiran pemimpin bangsa Indonesia
d. Kebebasan yang didasari atas ideologi pancasila dan UUD 1945
e. Kebebasan yang dibatasi ideologi bangsa
a. Indonesia tidak memihak kekuatan negara manapun di dunia
b. Bebas sebagai negara yang berdaulat
c. Kebebasan sesuai dengan pandangan dan pemikiran pemimpin bangsa Indonesia
d. Kebebasan yang didasari atas ideologi pancasila dan UUD 1945
e. Kebebasan yang dibatasi ideologi bangsa
18.
Berikut
ini yang merupakan pengertian aktif dari politik luar negeri Indonesia
adalah....
a. selalu hadir setiap ada undangan internasional
b. menjadi pengurus lembaga Internasional
c. selalu aktif dalam penyelesaian kejadian internasional sesuai komitmen bangsa
d. aktif menjadi anggota lembaga-lembaga internasional
e. aktif mengikuti perkembangan informasi yang berkaitan dengan kejadian internasional.
a. selalu hadir setiap ada undangan internasional
b. menjadi pengurus lembaga Internasional
c. selalu aktif dalam penyelesaian kejadian internasional sesuai komitmen bangsa
d. aktif menjadi anggota lembaga-lembaga internasional
e. aktif mengikuti perkembangan informasi yang berkaitan dengan kejadian internasional.
19.
Berikut
ini yang bukan merupakan latar belakang munculnya politik luar negeri Indonesia
”bebas aktif” adalah...
a. Setelah perang dunia kedua, munculnya dua pusat kekuatan yaitu Amerika dan Uni Soviet.
b. Meledaknya semangat nasionalisme di wilayah Asia dan Afrika
c. Gerakan anti kolonilaisme di negara-negara berkembang
d. Keinginan Indonesia untuk bersikap netral
e. Agar Indonesia diakui oleh dunia, sebagai negara besar di wilayah asia.
a. Setelah perang dunia kedua, munculnya dua pusat kekuatan yaitu Amerika dan Uni Soviet.
b. Meledaknya semangat nasionalisme di wilayah Asia dan Afrika
c. Gerakan anti kolonilaisme di negara-negara berkembang
d. Keinginan Indonesia untuk bersikap netral
e. Agar Indonesia diakui oleh dunia, sebagai negara besar di wilayah asia.
20.
Ketegangan
yang terjadi antara Amerika dan Uni Soviet setelah perang kedua dikenal dengan
istilah ....
a. Gencatan senjata
b. Perang terbuka
c. Perang dingin
d. Perang pemikiran
e. Perang politik, ekonomi dan keamanan
a. Gencatan senjata
b. Perang terbuka
c. Perang dingin
d. Perang pemikiran
e. Perang politik, ekonomi dan keamanan
21.
Paska
perang dunia kedua, adanya dua kekuatan atau dua kutub yaitu Amerika dan Uni Soviet biasa
disebut dengan istilah ....
a. Transformasi
b. Bipolarisasi
c. Reformasi
d. Suksesi
e. Degradasi
a. Transformasi
b. Bipolarisasi
c. Reformasi
d. Suksesi
e. Degradasi
22.
Landasan
idiil politik luar negeri Indonesia adalah ....
a. Pancasila
b. UUD 1945
c. UU No. 37 Tahun 1999
d. UU No. 24 Tahun 2000
e. UU No. 25 Tahun 2004
a. Pancasila
b. UUD 1945
c. UU No. 37 Tahun 1999
d. UU No. 24 Tahun 2000
e. UU No. 25 Tahun 2004
23.
Berkaitan
dengan tujuan politik luar negeri Indonesia, Mohammad Hatta merumuskan tujuan negara
Indonesia atas politik luara negeri tersebut, berikut ini yang bukan merupakan
rumusan tujuan negara yang dikemukakan Mohammad Hatta adalah ....
a. Mempertahankan kemerdekaan bangsa
b. Mengisi kemerdekaan bangsa
c. Meningkatkan perdamain internasional
d. Meningkatkan persaudaraan segala bangsa
e. Mendapatkan barang-barang yang diperlukan dari luar negeri
a. Mempertahankan kemerdekaan bangsa
b. Mengisi kemerdekaan bangsa
c. Meningkatkan perdamain internasional
d. Meningkatkan persaudaraan segala bangsa
e. Mendapatkan barang-barang yang diperlukan dari luar negeri
24.
Pengertian
umum perjanjian internasional yang mengatakan bahwa perjanjian internasional
adalah perjanjian yang diadakan antara bangsa-sangsa dan bertujuan untuk
mengakibatkan akibat-akibat hukum tertentu dikemukakan oleh...
a. Adam Malik
b. Ir. Soekano
c. Muchtar Kusuma Atmaja
d. Umar Wirahadi Kusumah
e. Muhamad Hatta
a. Adam Malik
b. Ir. Soekano
c. Muchtar Kusuma Atmaja
d. Umar Wirahadi Kusumah
e. Muhamad Hatta
25.
Perjanjian
yang bertujuan untuk memberi nama suatu catatan dari persetujuan mengenai
ha-hal penting, tetapi yang tidak bersifat politik tinggi disebut ....
a. Treaties
b. Convention
c. Agreement
d. Charter
e. Declaration
a. Treaties
b. Convention
c. Agreement
d. Charter
e. Declaration
26.
Perjanjian
internasional yang bersifat sementara dengan maksud akan diganti dengan
peraturan yang permanen dan terperinci disebut...
a. Modus Vivendi
b. Convention
c. Agreement
d. Final Act
e. Declaration
a. Modus Vivendi
b. Convention
c. Agreement
d. Final Act
e. Declaration
27.
Berikut
ini adalah perjanjian Internasional menurut isinya adalah ....
a. perjanjian bilateral
b. perjanjian antar negara
c. perjanjian antar kepala negara
d. perjanjian antar pemerintah
e. perjanjian bidang ekonomi
a. perjanjian bilateral
b. perjanjian antar negara
c. perjanjian antar kepala negara
d. perjanjian antar pemerintah
e. perjanjian bidang ekonomi
28.
Tahapan
umum pembuatan perjanjian secara berurut adalah ....
a. Negotiation – Ratification – Signature
b. Ratification – Negotiation – Signature
c. Signature – Ratification – Negotiation
d. Negotiation – Signature – Ratification
e. Signation – Negotiation – Ratification
a. Negotiation – Ratification – Signature
b. Ratification – Negotiation – Signature
c. Signature – Ratification – Negotiation
d. Negotiation – Signature – Ratification
e. Signation – Negotiation – Ratification
29.
Di
Indonesia ada enam kelompok materi perjanjian internasional yang harus mendapat
persetujuan DPR sebelum pemerintah menandatangani, berikut ini yang bukan
bagian dari enam kelompok tersebut adalah masalah ....
a. Politik
b. Ekskpor non migas
c. perdamaian
d. pertahanan dan keamanan negara
e. perubahan wilayah atau penetapan batas wilayah
a. Politik
b. Ekskpor non migas
c. perdamaian
d. pertahanan dan keamanan negara
e. perubahan wilayah atau penetapan batas wilayah
30.
Deklarasi
pembentukan ASEAN ditanda tangani oleh perwaklan 5 negara , berikut ini yang
bukan merupakan negara yang ikut dalam tanda tangan pembentukan ASEAN adalah ....
a. Indonesia
b. Malaysia
c. Filipina
d. Singapura
e. Brunei Darussalam
a. Indonesia
b. Malaysia
c. Filipina
d. Singapura
e. Brunei Darussalam
31.
Arti
warna biru dalam lambang ASEAN melambangkan ....
a. Kesucian
b. Kesejahteraan
c. Perdamaian dan stabilitas
d. Persatuan
e. Kesetiakawanan
a. Kesucian
b. Kesejahteraan
c. Perdamaian dan stabilitas
d. Persatuan
e. Kesetiakawanan
32.
Memajukan
pengkajian mengenai Asia Tenggara merupakan ....
a. Semangat berdirinya ASEAN
b. Maksud dan tujuan ASEAN
c. Motto ASEAN
d. Latar belakang berdirinya ASEAN
e. Pendidikan tentang ASEAN
a. Semangat berdirinya ASEAN
b. Maksud dan tujuan ASEAN
c. Motto ASEAN
d. Latar belakang berdirinya ASEAN
e. Pendidikan tentang ASEAN
33.
Berikut
ini yang merupakan bagian dari Prinsip-Prinsip Dasa Sial Bandung adalah ....
a. Tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam soal-soal dalam negeri negara lain
b. Mengembangkan saling pengertian dan kerja sama antar bangsa anggota Asia-Afrika
c. Membicarakan dan mengatasi masalah-masalah sosial, ekonomi dan lain-lain
d. Memperhatikan masalah khusus kepentingan bangsa-bangsa anggota Asia-Afrika.
e. Memperhatikan posisi Asia-Afrika dan bangsa-bangsa dalam dunia serta partisipasi yang dimainkan demi perdamaian dan kerja sama dunia.
a. Tidak melakukan intervensi atau campur tangan dalam soal-soal dalam negeri negara lain
b. Mengembangkan saling pengertian dan kerja sama antar bangsa anggota Asia-Afrika
c. Membicarakan dan mengatasi masalah-masalah sosial, ekonomi dan lain-lain
d. Memperhatikan masalah khusus kepentingan bangsa-bangsa anggota Asia-Afrika.
e. Memperhatikan posisi Asia-Afrika dan bangsa-bangsa dalam dunia serta partisipasi yang dimainkan demi perdamaian dan kerja sama dunia.
34.
Berikut
ini yang bukan merupakan isi dari prinsip-prionsip Dasa Sila Bandung adalah ....
a. Membicarakan dan mengatasi masalah-masalah sosial, ekonomi dan kebudayaan, serta membina hubungan antar sesama.
b. Menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional
c. Memajukan kepentingan bersama dan kerja sama
d. Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa-bangsa besar maupun kecil
e. Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serat asas-asas yang termuat dalam Piagam PBB
a. Membicarakan dan mengatasi masalah-masalah sosial, ekonomi dan kebudayaan, serta membina hubungan antar sesama.
b. Menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional
c. Memajukan kepentingan bersama dan kerja sama
d. Menghormati kedaulatan dan integritas teritorial semua bangsa-bangsa besar maupun kecil
e. Menghormati hak-hak dasar manusia dan tujuan-tujuan serat asas-asas yang termuat dalam Piagam PBB
35.
51
Negara peserta konfrensi pembentukan PBB di San Fransisco pada tahun 1945
disebut ....
a. Members class
b. Original members
c. Subsequent members
d. Original Class
e. Members Original
a. Members class
b. Original members
c. Subsequent members
d. Original Class
e. Members Original
36.
Berikut
ini yang bukan merupakan subjek hukum internasional adalah ....
a. Negara
b. Palang Merah Internasional
c. Bank Pembangunan Asia
d. Organisasi Internasional
e. Tahta Suci Vatikan
a. Negara
b. Palang Merah Internasional
c. Bank Pembangunan Asia
d. Organisasi Internasional
e. Tahta Suci Vatikan
37.
Berikut
ini yang merupakan sengketa/masalah internasional dalam bidang politik adalah ....
a. Adanya sejumlah negara yang memiliki reaktot nuklir
b. Masalah lingkungan dan penanganannya seperti pencemaran laut akibat uji coba nuklir
c. Terorisme internasional
d. Penularan dan penanggulangan penyakit
e. Pelanggaran hak asasi manusia
a. Adanya sejumlah negara yang memiliki reaktot nuklir
b. Masalah lingkungan dan penanganannya seperti pencemaran laut akibat uji coba nuklir
c. Terorisme internasional
d. Penularan dan penanggulangan penyakit
e. Pelanggaran hak asasi manusia
38.
Penyelesaian
sengketa internasional secara damai adalah cara yang terbaik, berikut ini yang
merupakan penyelesaian sengketa internasional secara damaia adalah ....
a. Reprisal
b. Perang
c. Retorsi
d. Arbitrase
e. Blokade
a. Reprisal
b. Perang
c. Retorsi
d. Arbitrase
e. Blokade
39.
Berikut
ini yang merupakan penyelesaian sengketa internasional dengan kekerasan adalah ....
a. Negosiasi, mediator atau konsiliasi
b. Blokade
c. Oleh mahkamah internasional
d. Penyelesaian di bawah PBB
e. Arbitrase
a. Negosiasi, mediator atau konsiliasi
b. Blokade
c. Oleh mahkamah internasional
d. Penyelesaian di bawah PBB
e. Arbitrase
40.
Pembalasan
yang dilakukan oleh suatu negara terhadap tindakan yang melanggar hukum yang
dilakukan oleh negara lawan dalam suatu sengketa disebut ....
a. Reprisal
b. Perang
c. Retorsi
d. Arbitrase
e. Blokade
a. Reprisal
b. Perang
c. Retorsi
d. Arbitrase
e. Blokade
41.
Agar
peperangan yang terjadi antar negara tidak bertindak brutal, maka diatur
tentang perlindungan korban perang atau pertikaian bersenjata dalam aturan yang
disebut ....
a. Konvensi Wasington
b. Konvensi Jenewa
c. Konvensi Den Hak
d. Konveni Dunia
e. Konvensi perang
a. Konvensi Wasington
b. Konvensi Jenewa
c. Konvensi Den Hak
d. Konveni Dunia
e. Konvensi perang
42.
Berikut
ini yang bukan merupakan penyelesaian sengketa internasional dengan kekerasan
bukan perang adalah ....
a. Reprisal
b. Embargo
c. Retorsi
d. Arbitrase
e. Blokade
a. Reprisal
b. Embargo
c. Retorsi
d. Arbitrase
e. Blokade
43.
Yang
biasa disebut dengan konvensi Tata Cara Perang adalah ….
a. Konvensi Wasington
b. Konvensi Jenewa
c. Konvensi Den Hak
d. Konveni Dunia
e. Konvensi perang
a. Konvensi Wasington
b. Konvensi Jenewa
c. Konvensi Den Hak
d. Konveni Dunia
e. Konvensi perang
44.
Embargo
dan pemboikotan barang merupakan penyelesaian sengketa yang biasa disebut ....
a. Blokade masa damai
b. Blokade masa perang
c. Main hakim sendiri
d. Reprisal
e. Arbitrase
a. Blokade masa damai
b. Blokade masa perang
c. Main hakim sendiri
d. Reprisal
e. Arbitrase
45.
Keputusan
Mahkamah Internasional terhadap sengketa internasional bersifat final, artinya ....
a. Tidak dimungkinkan kasasi
b. Harus segera di eksekusi
c. Tidak diberi peluang untuk banding
d. Harus dihadiri oleh para pihak atau pengacaranya
e. Memihak pihak ketiga
a. Tidak dimungkinkan kasasi
b. Harus segera di eksekusi
c. Tidak diberi peluang untuk banding
d. Harus dihadiri oleh para pihak atau pengacaranya
e. Memihak pihak ketiga
Jawablah pertanyaan – pertanyaan berikut dengan benar
dan jelas!
1.
Jelaskan pengertian hubungan internasional!
2.
Jelaskan pengertian perjanjian internasional!
3.
Jelaskan pengertian organisasi internasional
4.
Jelaskan pengertian hukum internasional!
5.
Sebutkan subyek hukum internasional!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar